Sri Hartini dorong Pemerintah bangun sinergi tangani banjir di Kudus


Kudus (CENTININEWS) – Banjir yang masih merendam sejumlah desa di Kabupaten Kudus meski sudah dua pekan sejak awal Februari 2021 menyita keprihatinan bagi Anggota DPRD Provinsi Jateng Fraksi Gerindra, Sri Hartini. Setidaknya hingga Senin, 13 desa di tiga Kecamatan di Kudus masih terendam banjir.

“Sejujurnya kami prihatin, tahun ini parah (banjir). Kami mendesak pemerintah untuk mencari solusi seperti normalisasi sungai hulu hingga hilir,” jelasnya

Pihaknya mengakui selalu berkoordinasi dengan pemerintah agar banjir setiap tahun tidak merendam daerah Kudus. Baik itu pemerintah Kabupaten, Provinsi, mupun pusat, harus bersinergi dalam menangani banjir di Kudus.

Sebab, ujar dia, normalisasi sungai menjadi kewenangan Pemerintah Pusat dalam hal ini BBWS. Normalisasi penting mengingat sungai-sungai setempat dalam kondisi kritis.

Baca Juga   Dio Hermansyah: Bantah Siti Kliennya Sebagai Otak Perampokan Mobil Fortuner di Semarang

“Selain itu tanggul sungai rawan jebol, kemarin Saya sudah pernah ketemu dengan Kades-Kades di Undaan. Mereka minta agar bisa dinaikkan tanggul, takutnya kalau jebol rumah masyarakat bisa tenggelam,” ujarnya.

Sebelumnya, pihaknya sebenarnya telah mengajukan perbaikan tanggul sungai setempat dan pada 2020 sudah ada perencanaan. Namun, realisasi tertunda sebab pada tahun 2020 semua anggaran mengalami refocusing pandemi covid-19.

Dalam kunjungannya ke Dukuh Krajan, Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan pada Minggu (14/02/2021) dia turut mendirikan warung makan gratis bagi warga setempat. Selain itu dia membagikan sejumlah nasi bungkus dan sembako bagi warga terdampak.

Saat ini ada belasan desa di Kudus di tiga kecamatan yang terendam banjir yakni di Kecamatan Kaliwungu, Kecamatan Mejobo, dan Kecamatan Undaan. Sementara ratusan orang masih menempati posko-posko pengungsian yang disediakan Pemdes setempat. (*/ap)

Tinggalkan Balasan