SILAHKAN “MENGAUM”, JANGAN SALAH PILIH PEMBANTU

Pengarahan Bupati Kudus DR. HM, Hartopo, ST, MT, MM, di depan Pendopo Kabupaten Kudus (12/4)

CELOTEH KANG SUTRIS /CKS#3

“Saya sebagai Bupati Kudus, mengingatkan dengan keras, dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus harus satu komando, satu pikiran, satu misi, satu visi, satu gerakan, satu koordinasi, harus tegak lurus dan harus tegak lurus dengan pemimpin, mohon maaf, saya tidak bisa bekerjasama dengan aparat yang tidak tegak lurus dengan pemimpin”.

Sepenggal kata-kata pembuka dari Bupati Hartopo saat apel perdananya di hari Senin (12/4) setelah dilantik definitif oleh Gubernur Jawa Tengah (9/4) setelah sekian lama menyandang gelar Pelaksana Tugas Bupati. Kata-kata yang diucapkan di depan para panglima dan punggawa dipemkab Kudus ini, menurut saya lazim diucapkan dan diutarakan seorang pemimpin, untuk memperlihatkan “kuasanya” dan “Kekuatannya”. Ibarat Singa yang menang setelah bertarung mendapatkan tahtanya, Dia akan meng aum dengan keras sambil mendogakkan kepalanya seolah suara auman itu hendak menggetarkan dan meluluhlantakkan isi hutan.

Baca Juga   Hujan lebat berpotensi landa wilayah Jateng, termasuk Kudus

Menurut cerita dari kalangan bangsawan di Kudus kala itu, Bupati Kudus periode sebelumnya juga memiliki cara menunjukkan “Auman Singanya” baik kepada bawahannya maupun kepada lawan-lawan politiknya. Ke bawahannya, setiap orang baik itu mahapatih, panglima, para punggawa hingga abdi dalempun wajib menandatangani fakta integritas Kesetiaan dan Keloyalan kepada pemimpin. Dan terbukti dalam kepemimpinannya lancar dan mulus tanpa ada gangguan apapun. Saya sepakat dan setuju dengan cara yang disampaikan Pak Bupati tersebut, dengan waktu kepemimpinan yang hanya 2 tahun 4 bulan kedepan, memang harus ada akselerasi program-program terutama visi-misi yang menjadi janji politiknya ketika berkampanye pada pilkada 2018. Akselerasi ini hanya dapat berjalan lancar jika bawahannya sebagai pelaksana memiliki integritas dan loyalitas.

Saya sebenarnya tidak ingin terlalu memikirkan dan berkomentar tentang hal ini, tapi jika dirunut dengan keinginan Pak Bupati pada statementnya dipendopo setelah pelantikan yang di beritakan dibeberapa media massa, bahwa pak bupati akan melakukan penataan birokrasi, dengan cara 4 sehat 5 sempurna, yakni memilih yang memiliki loyalitas, jujur, disiplin dan mampu bekerja keras merupakan 4 sehatnya  dan pintar atau memiliki kemampuan berpikir atau memiliki kemampuan kratifitas dan inovasi menjadi pelengkapnya saja. artinya jika tidak ada yang ke 5 untuk menjadi sempurna, tidak menjadi masalah.

Baca Juga   EMPAT TUNTUTAN AKSI, BEM SI DALAM MENOLAK OMNIBUSLAW

Tapi jika diperkenankan  bolehlah kiranya saya sebagai warga Kudus kelas ecek-ecek yang peduli dengan Kudus ini memberi saran kepada pak Bupati, “Pak bupati yang terhormat, silahkan pilih pembantu-pembantu Bupati yang memiliki Loyalitas, Jujur, disiplin dan mau bekerja keras” dan jangan “kepintaran” hanya menjadi pelengkap saja. Ingat pak bupatiku, waktu pak bupati memimpin hanya 2 tahun 4 bulan, waktu yang sangat pendek untuk melaksanakannya, pak Bupati perlu orang-orang yang Hebat, orang yang mau berpikir dengan kepintaran dan dengan otaknya untuk membuat program-program yang tepat sasaran, tepat waktu, tepat aturan, tepat manfaat. Kedisiplinan dan loyalitas dapat diawasi dengan instrument-instrumen peraturan yang sudah ada. Untuk mampu bekerja keras, harus ada terlebih dulu program dan kegiatan yang telah direncanakan dengan tepat dan schedule yang telah ditentukan”.

Baca Juga   Keluarga Noval Terima Tawaran Jalur Kekeluargaan Lewat Kuasa Hukum

sekali lagi pak bupati, “Negara ini dilahirkan dari orang-orang yang pintar, tempatkanlah dengan benar pembantu-pembantu yang pintar dan cerdas atau yang berprestasi yang memiliki dedikasi, loyalitas dan tidak tercela serta mampu bekerja sesuai aturan yang berlaku. Silahkan “mengaum”dan jangan salah pilih pembantu”.

mohon maaf Pak Bupati, hanya sekedar usulan saja dan saya sekeluarga akan selalu mendoakan Pak Bupati dan keluarga senantiasa diberikan Kesehatan, kekuatan dan keberhasilan dalam memimpin Kudus yang tercinta ini………..AAMIIN, Wassalam (Tris)

Tinggalkan Balasan