Polres Jepara bongkar 10 kasus penyalahgunaan narkoba

Jepara (CENTININEWS) – Satuan Reserse Polres Jepara bongkar 10 kasus dengan total 12 tersangka dari Januari hingga Februari 2021.

“Ungkap kasus ini total kasus narkoba yang berhasil kita selesaikan sebanyak 10 kasus dengan 12 tersangka yang berhasil diamankan,” ujar Kapolres Jepara AKBP Aris Tri Yunarko dalam konferensi pers Selasa, (23/2/2021) pagi di Mapolres setempat.

Sepuluh kasus tersebut terdiri atas sembilan kasus sabu-sabu dengan mengamankan 11 tersangka dan satu kasus obat tanpa ijin edar mengamankan satu tersangka.

Pihaknya menyebut akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk membongkar jaringan peredaran narkoba di wilayahnya. Dia juga mengingatkan agar tidak ada warga yang coba-coba untuk melakukan penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga   Warga Klaten diberondong airsoft gun tetangganya usai cekcok

“Kami tidak main-main akan mencari tindak pidana narkotika, baik itu pengguna maupun pengedar. Terutama peredaran gelap narkotika di Jepara,” katanya.

Dari 12 tersangka itu Polres Jepara berhasil mengamankan berupa sabu 20 gram, pil 680 butir pil tanpa ijin edar, uang tunai Rp6.125.000, serta sebuah alat hisap.

Sementara Kasatresnarkoba Iptu R Aries Sulistiyono menambahkan, Tim Resnarkoba yang dia pimpin membongkar sindikat Narkoba itu menciduk tersangka jaringan wilayah Jepara dan sekitarnya.

Atas kasus narkoba tersebut ancaman hukuman bagi pengedar narkotika (sabu-sabu) berdasarkan pasal 112 UU RI No. 35 tahun 2009 minimal 4 tahun maksimal 12 tahun denda 800 juta, pasal 114 UU RI No 35 tahun 2009 minimal 5 tahun maksimal 20 tahun dan denda 1 M. 

Baca Juga   Sejoli remaja SMP jadi tersangka pembuangan bayi di Grobogan

Sedangkan bagi pengedar obat-obatan terlarang yakni pasal 196/197 UU RI No 36 th 2009 maksimal hukuman 15 tahun. (hms/ap)

Tinggalkan Balasan