Komisi B DPRD Kudus Dorong Langkah Persuasif Penegakan Protokol Kesehatan

Dok. Lingkar Jateng

CENTININEWS, KUDUS – Ketua Komisi B DPRD Kudus, Ali Muklisini menyoroti penegakkan protokol kesehatan di Kabupaten Kudus. Dia mengajak masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Kedisiplinan terutama di sektor usaha, mengingat sektor usaha dapat mendorong roda perekonomian daerah.

“Kedisiplinan penerapan protokol kesehatan akan menjadi kunci bagi pelaku usaha untuk bisa bangkit dari pandemi,”kata Ali Muklisin, Selasa (27/10).

Muklisin menambahkan Meski begitu, menurutnya sejauh ini penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus sudah baik. Langkah-langkah persuasif terus dilakukan agar penyebaran Covid-19 bisa ditekan dan hilang.

“Penanganan pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah sudah sangat baik. Tapi adanya denda bagi yang tidak membawa masker, itu kurang efektif,” terangnya.

Baca Juga   Banjir di Kudus masuki pekan ketiga, kendati tambah dua pompa

Menurutnya sanksi denda bagi pelanggar akan memberatkan masyarakat. Terlebih bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Karena kita juga kan tidak selalu bawa uang. Dan juga bagi UMKM di luar sana kan pasti sudah mengingatkan untuk selalu mengenakan masker pada pembelinya. Jadi dirasa itu (denda-red) kurang pas,” terangnya.

Menurutnya, sosialisasi penerapan protokol kesehatan pada masyarakat dapat dilakukan melalui operasi yustisi dan memberi sanksi sosial bagi para pelanggar. Sanksi sosial dinilai lebih efektif memberi efek jera.

Ia mengharapkan agar masyarakat selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari. Hal itu harus dilakukan sebagai langkah awal untuk memerangi virus corona agar bisa dihentikan.

Baca Juga   Plt. Bupati Kudus minta OPD tingkatkan kinerja di 2021

Dari penggunaan masker yang harus sesuai anjuran, tidak sembarangan memakai masker. Disarankan memakai masker jenis scuba tiga lapis. Untuk masker kain, dapat dicuci kembali. Jika menggunakan masker bedah maka hanya dipakai satu kali.

“Saya harap masyarakat mempunyai kesadaran masing-masing akan prokes yang sudah menjadi kewajiban semua kalangan saat ini. Agar angka positif covid-19 khusunya di Kudus bisa menurun,” ujarnya. (*/ap)

 

Tinggalkan Balasan