Klaim mosi tidak percaya jilid II, Ketua FOBI: Menghambat olahraga di Kudus

Kudus (CENTININEWS), – Ketua Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kabupaten Kudus, Reza Adrianto turut menanggapi adanya klaim mosi tidak percaya jilid II yang saat ini menggoyang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus. Dia menyebut sikap tersebut berimbas pada olahraga di Kudus.

“Secara pribadi, ini menghambat olahraga di Kudus. Seharusnya kita bisa fokus pada Porprov Jateng 2022 nanti,” tandasnya dalam program Pojok Kota Kretek pada Tumenggung Fikri, Minggu (24/01/2021).

Menurutnya adanya klaim mosi tidak percaya jilid II seharusnya tidak perlu dilakukan, sebab KONI Kudus tidak ada apa-apa. Terlebih aksi mosi tidak percaya yang pertama pada 2020 lalu telah tuntas dan selesai dalam rapat pleno sesuai AD-ART KONI Kudus.

Baca Juga   Terseret Arus Sungai Saat Offroad, Pengemudi Selamat

Dia mengajak semua pihak terkait, utamanya seluruh pengurus cabang (pengcab) olahraga di Kudus bersama memajukan olahraga di Kudus. Setiap ada perbedaan suara, agar diselesaikan dengan musyawarah.

“Ada masalah apapun, ada forum bisa diselesaikan,” jelasnya. 

Diketahui saat ini KONI Kudus tengah menghadapi klaim mosi tidak percaya jilid II dari forum komunikasi olahraga Kudus yang mendesak digelarnya musyawarah olahraga kabupaten luar biasa (musorkablub).

Sementara Binkum KONI Kudus, Muhammad Nur Hasyim mengatakan pihaknya berencana mengadakan dialog dengan pengcab-pengcab di Kudus bersama KONI Jateng.

“Minggu ini secara terbuka, kami akan jawab (klaim mosi tidak percaya jilid II_red), tentu sesuai AD-ART KONI Kudus sebagai landasan untuk memutuskan, olahraga di Kudus tanggung jawab bersama,” ujarnya. (*/ap)

Tinggalkan Balasan