BMKG akan pasang alat pendeteksi gempa di Temanggung dan Kudus


CENTININEWS.CO.ID, BANJARNEGARA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) segera memasang alat pendeteksi gempa di Kabupaten Temanggung dan Kudus, Jawa Tengah pada tahun 2021 mendatang.

Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG) Setyoajie Prayoedhie menjelaskan jika pemasangan alat berupa ‘shelter seismograph’ sebagai pendeteksi gempa dilakukan untuk mitigasi bencana.

“Sebagai alat deteksi gempa di Kabupaten Temanggung dan Kudus pada tahun 2021,” kata Kamis (31/12).

Dia mengatakan pemasangan alat pendeteksi gempa tersebut bertujuan untuk memantau aktivitas kegempaan di wilayah Kabupaten Temanggung, Kudus dan sekitarnya.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan BMKG Provinsi Jawa Tengah dan telah melakukan pertemuan dengan pihak pemerintah kabupaten terkait rencana pemasangan alat tersebut.

Baca Juga   Harlah NU Ke-98, PR NU Wates Gelar Istigasah Bersama dan Santunan Dhuafa

Melalui pemasangan alat pendeteksi gempa tersebut diharapkan juga akan bermanfaat bagi penguatan jejaring pemantauan gempa di Indonesia.

“Selain itu juga diharapkan dapat mendukung upaya mitigasi bencana agar lebih optimal,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya juga menurut rencana akan melakukan kerja sama dengan pihak PemkabWonosobo terkait rencana kajian kerentanan seismik atau gempa di wilayah setempat.

Dia menambahkan pada 2021, pihaknya akan terus menyosialisasikan potensi cuaca ekstrem guna mendorong kesiapsiagaan masyarakat di wilayah setempat.

“Kami terus mengintensifkan sosialisasi mengenai tanggap bencana gempa dan antisipasi potensi cuaca ekstrem,” katanya.
Dalam program tersebut, kata dia, pihaknya juga ingin mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya upaya mitigasi bencana gempa.

Baca Juga   Peringatan dini cuaca Jateng 16 Januari 2021, waspadai hujan sedang-lebat

“Masyarakat diimbau untuk senantiasa memeriksa keadaan struktur rumah bangunan secara berkala untuk meminimalisasi potensi kerusakan akibat gempa,” katanya.

Selain itu masyarakat juga diimbau untuk senantiasa mengikuti prosedur keselamatan dan mengikuti jalur evakuasi apabila bencana gempa terjadi.

“Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi terkini terkait kebencanaan dari sumber terpercaya,” katanya. (*/ap)

Artikel ini telah tayang di Antara

Tinggalkan Balasan